Thursday, March 4, 2021

Kasus Mantan Presiden Barcelona, Spanyol Diminta Segera Usir Bartomeu

 

Mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu yang saat ini tersandung kasus Barcagate. Sumber foto: cbssport.com


Mantan president Barcelona, Josep Maria Bartomeu, tersangkut skandal Barçagate. Spanyol yang diminta segera untuk mengusir Bartomeu yang dianggap telah merusak citra Blaugrana.


Bartomeu ditangkap kepolisian Catalunya di rumahnya pada hari Senin (1/3/2021). Penangkapan pria berusia 58 tahun tersebut bersamaan dengan penggeledahan kantor Barcelona oleh pihak berwajib.


Penangkapan Bartomeu ini sangat berkaitan dengan skandal Barcagate yang menerpanya. Pengusaha asal Spanyol itu diduga menggunakan jasa buzzer untuk menyerang lawan-lawannya di media sosial, sewaktu dirinya masih menjadi presiden Barcelona.


Josep Maria Bartomeu yang diketahui juga mengontrak konsultan media I3 Ventures sejak tahun 2017. Perusahaan tersebut yang diduga kuat ditugasi oleh Bartomeu untuk menyerang beberapa pihak-pihak yang tak sejalan dengannya, termasuk para pemain dan legenda klub Barcelona.


Barcelona juga membantah tudingan penggunaan buzzer usai melakukan audit pada bulan Juli 2020. Namun, kasus ini kemudian meluas dengan adanya dugaan korupsi dan pencucian uang yang dilakukan oleh mantan presiden Barcelona tersebut.


Bartomeu juga dinilai memanipulasi laporan keuangan dan menggelembungkan biaya jasa I3 Ventures hingga mencapai 600 persen. Uang-uang tersebut disalurkan ke beberapa perusahaan yang berkaitan dengan Carlos Ibanez selaku pemilik I3 Ventures.


Skandal Barcagate ini menjadi salah satu pemicu Bartomeu untuk mendapatkan mosi tidak percaya dari anggota klub. Dia akhirnya memutuskan mundur diri dari jabatannya di Barcelona pada Oktober 2020.


Kasus yang melanda Bartomeu pun turut ditanggapi mantan pemain Inter Milan, Daniele Adani. Pria kelahiran Italia itu menilai bahwa Bartomeu pantas diusir dari negeri Spanyol karena sudah menghancurkan Barcelona dan mencoreng nama baik tim Barcelona selama masa kepemimpinannya.


Andani juga turut mengutuk tindakan yang dilakukan oleh Bartomeu yang tidak memperlakukan bintang-bintang Barcelona semisal Lionel Messi dan Gerard Pique. Kedua pemain itu dilaporkan menjadi korban buzzer yang dilancarkan Bartomeu selama ke pimpinannya.


"Dalam hidup, anda harus berani membayar mahal jika anda bertindak dengan cara tertentu. Di level sepakbola, Barcelona telah membuat beberapa bencana nyata dalam 4-5 tahun terakhir," kata Andani kepada Bobo TV, dilansir dari Football Italia.


"Barcelona juga terus menerus membeli pemain, menumpuk beberapa utang dan mendiskreditkan orang-orang seperti Messi dan Pique padahal kedua pemain tersebut bisa dibilang sebagai ikon dari Barcelona itu sendiri. Anda yang menabur angin, anda pun juga yang akan menuai angin puyuh," dia menambahkan.


"Jika benar Bartomeu menggunakan media sosial untuk mendiskreditkan Messi dan Pique, maka dia layak untuk diusir dari Spanyol. Tidak ada ampun baginya. Dia telah menginjak-injak semua orang selama ini," ujarnya.

Situs Poker Online | Agen Bolatangkas Online | Bandar Judi Poker Online | Kiu33



No comments:

Post a Comment