Sunday, April 11, 2021

Sebanyak 4,6 Ton Logistik Bantuan Bencana Dikirimkan PMI ke NTT

 

Sebanyak 4,6 ton logistik bantuan bencana dikirimkan Palang Merah Indonesia (PMI) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Barat (NTB) via kargo maskapai Citilink, Kamis (8/4/2021). Sumber foto: PMI


Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan 4,6 ton logistik bantuan bencana ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Barat (NTB) melalui kargo maskapai Citilink. Bantuan berupa sembako bagi penyintas akan disalurkan ke lokasi bencana banjir bandang di NTT dan NTB.


Staf Logistik Markas Pusat PMI Ilham Huznul menambahkan, PMI juga memberangkatkan relawan dan tenaga medis untuk diterjunkan dalam Tanggap Darurat Banjir (TDB) di NTT dan NTB.


"Sejumlah wilayah yang dinilai terdampak parah bencana banjir bandang di NTT dan NTB telah dipetakan PMI untuk disalurkan bantuan," ujarnya dalam siaran tertulis, Jumat (9/4/2021).


PMI menyalurkan bantuan ke lima wilayah


Ilham mengatakan, bantuan disalurkan ke wilayah Flores Timur, Lembata, Kota Kupang, Malaka, Dompu, dan Bima. Ia menambahkan, logistik bantuan bencana senilai Rp. 267.600.000 akan dikirim secara berkala hingga 10 April.


"Seperti pengiriman sebelumnya, muatannya ada paket kesehatan, selimut, dan terpal," kata Ilham.


Pengiriman melalui kargo pesawat Citilink


Pengiriman melalui kargo di pesawat ini didukung oleh maskapai Citilink. Maskapai grup Garuda tersebut melakukan sejumlah penerbangan kargo bantuan PMI ke area bencana secara gratis.


Sebelumnya, PMI juga telah mendistribusikan 400 paket kesehatan, 400 selimut, 400 terpaulin, dan 200 jas hujan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di NTT dan NTB. Tak hanya bantuan logistik, PMI juga mengerahkan relawan dan tenaga medis dalam tanggap bencana.


Banjir bandang di NTT merenggut 163 nyawa


Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo "Jokowi" melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/4/2021). Usai meninjau lokasi terdampak bencana, Jokowi mengatakan 163 orang meninggal akibat bencana tersebut.


“Sampai siang hari ini, total korban di Nusa Tenggara Timur ada 163 yang meninggal dan masih dalam pencarian 45 orang,” kata Jokowi dalam keterangan pers melalui situs Sekretariat Presiden, Jumat (9/4/2021).


Terkait banyaknya korban hilang, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk mempercepat proses evakuasi. Ia meminta agar pengoperasian alat berat dilakukan di tengah medan berbatu yang sulit untuk melakukan pencarian.


“Ini yang akan terus kita usahakan agar yang dalam pencarian tadi bisa segera ditemukan. Kalau kita lihat di lapangan memang keadaannya berbatuan, batu yang besar-besar, yang itu sangat menyulitkan alat-alat berat kita. Tetapi tadi sudah saya perintahkan untuk terus dicari dan ditemukan yang masih hilang,” kata Presiden.

Situs Poker Online | Agen Bolatangkas Online | Bandar Judi Poker Online | Kiu33



No comments:

Post a Comment