Tuesday, August 24, 2021

4.558 Formasi Tersedia di Lowongan CPNS Kemenkumham

 

Ilustrasi, sumber foto: Humas Setkab Lamongan


Kiu33 - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pada tahun 2021, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membuka lowongan sebanyak 4.558 formasi.


Jumlah tersebut terdiri dari 253 formasi tenaga kesehatan dan 4.305 formasi tenaga teknis.


Daftar formasi CPNS terbuka, dari lulusan S2 hingga SMA


Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto menjelaskan, formasi tenaga kesehatan ini untuk posisi dokter, perawat, dan bidan.


Sedangkan formasi tenaga teknis untuk jabatan administrator komputer, analis hukum, analis anggaran, lembaga keuangan APBN, dosen dan penasehat masyarakat untuk jenjang pendidikan D-3, S-1, dan S-2. Ada juga posisi penjaga penjara dan inspektur imigrasi untuk tingkat pendidikan sekolah menengah.


“Untuk pembukaan tahun ini, secara umum ada dua formasi, yaitu Tenaga Kesehatan dan juga Tenaga Teknis. Untuk Kuotanya lebih dari 4.500 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," jelas Andap dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (30/6/2021).


Lebih lanjut Andap mengatakan, Kementerian Hukum dan HAM membuka formasi umum, formasi lulusan terbaik atau cumlaude, dan formasi penyandang disabilitas. Peserta yang memilih formasi cum laude akan memiliki persyaratan tersendiri. Begitu juga bagi penyandang disabilitas.


“Sebagai Kementerian yang salah satu tugasnya di bidang HAM, selain jalur umum dan prestasi atau cumlaude, Kementerian ini juga memberikan peluang terbuka bagi para penyandang disabilitas untuk bergabung bersama kami,” ujarnya.


Langkah-langkah yang harus diikuti oleh peserta, pertama harus melakukan registrasi online di sscasn.bkn.go.id


Untuk mengikuti lowongan CPNS Kemenkumham, ada sejumlah proses seleksi yang harus dilalui. Mulai dari pendaftaran hingga pengumuman terakhir.


“Ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta untuk dinyatakan lulus seleksi CPNS. Pertama, peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman sscasn.bkn.go.id pada 30 Juni - 21 Juli 2021,” jelas mantan Kapolsek tersebut. Polisi tiga kali.


Pada tahap pendaftaran, peserta diharuskan membuat akun. Setelah berhasil membuat akun, peserta mengikuti seleksi administrasi dengan mengunggah dokumen sesuai persyaratan untuk diverifikasi oleh panitia.


Tahapan proses seleksi administrasi dan pengumumannya akan dilaksanakan sekitar tanggal 28 - 29 Juli 2021. Calon peserta bisa langsung melihat apakah lolos seleksi administrasi atau tidak dalam jangka waktu tersebut.


Bagi calon peserta yang tidak lolos seleksi administrasi diberikan kesempatan untuk melakukan sanggahan pada rentang tanggal 30 Juli hingga 01 Agustus 2021. Panitia akan menjawab sanggahan sekitar tanggal 30 Juli – 08 Agustus 2021.


“Kita memberikan waktu sanggah kepada para pendaftar selama proses seleksi administrasi ini. Hal itu dilakukan untuk menjembatani jika ada peserta komplain karena tidak diluluskan sementara dia merasa persyaratan yang diberikan sudah lengkap semua,” kata Andap.


Andap mengingatkan, untuk menghindari kendala pada saat masa pendaftaran dan seleksi administrasi, disarankan sebelum mendaftar di website BKN, calon peserta terlebih dahulu membaca secara detail dan cermat berbagai syarat dan ketentuan yang dipersyaratkan di laman cpns.kemenkumhan.go.id. Hal ini untuk menghindari calon peserta terjerumus dalam proses seleksi administrasi.


“Persyaratan yang disampaikan dalam laman BKN adalah persyaratan secara umum. Bagi para pelamar CPNS Kemenkumham, secara spesifik persyaratan ada dalam laman kami yaitu cpns.kemenkumham.go.id. Apabila tidak teliti, calon peserta bisa gugur dalam tahap seleksi administrasi,” lanjut Andap.


Tahap selanjutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diperkirakan pada tanggal 25 Agustus – 04 Oktober 2021 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Materi soal yang diujikan saat SKD adalah Tes Intelejensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Hasil SKD akan diumumkan kira-kira tanggal 17 – 18 Oktober 2021.


Peserta yang dinyatakan lulus SKD selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang terdiri dari CAT, Ujian Praktek dan Wawancara (bagi pendaftar non SMA) dan Tes Kualifikasi, Wawancara, Observasi Fisik dan Keterampilan (untuk SMA/SMK). pelamar). Tanggal pelaksanaan akan diinformasikan melalui website resmi cpns.kemenkumham.go.id.


Tahap terakhir merupakan tahap yang paling ditunggu oleh peserta tes CPNS, yaitu tahap pengumuman. Pengumuman kelulusan CPNS Kemenkumham 2021 akan diumumkan sekitar tanggal 18 -19 Desember 2021. Masyarakat diberikan waktu sanggahan terhadap pengumuman final seleksi CPNS antara 20 - 22 Desember 2021. Panitia akan memberikan jawaban sanggahan pada 20 - 29 Desember 2021 , dan pengumuman final akan bersifat final. diterbitkan sekitar 30 – 31 Desember 2021.


“Karena sudah diberikan peluang untuk sanggah, pengumuman terakhir sifatnya final. Bagi yang lulus, itu akan menjadi sebuah kado tahun baru 2022 istimewa bagi mereka,” kata Andap.


Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memperingatkan calon peserta tentang bahaya informasi palsu


Andap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan beredarnya informasi yang tidak benar tentang seleksi CPNS Kemenkumham, karena akan merugikan peserta itu sendiri. Pasalnya, saat ini banyak akun media sosial tidak resmi yang juga menyebarkan informasi.


Hati-hati juga terhadap halaman atau akun palsu (palsu) yang namanya dibuat mirip/identik dengan akun atau halaman resmi milik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Panitia hanya memberikan informasi resmi terkait seleksi CPNS di laman cpns.kemenkumham.go.id, serta akun IG @cpns.kumham dan akun @kemenkumhamri yang bercentang biru.


“Informasi hanya akan kami keluarkan melalui akun-akun resmi Kemenkumham,” pungkas Andap.


Untuk menjamin akuntabilitas, peserta dan masyarakat dapat ikut mengawasi proses seleksi dengan menyampaikan laporan pengaduan penipuan ke layanan pengaduan nomor 0812 8875 1988.


“Proses seleksi dapat dipantau oleh publik. Kalau ada kecurigaan terjadi kecurangan, silahkan laporkan pada nomor layanan pengaduan yang ada. Akan kami tindak lanjuti," ujarnya.

No comments:

Post a Comment