Thursday, March 25, 2021

Perlu Diketahui, 7 Kebiasaan Ini Turunkan Kualitas Sperma

 

Ilustrasi, sumber foto: medicalxpress.com


Menurut Ajay Nangia, M.B.B.S., seorang profesor urologi di University of Kansas Medical Center, telah terjadi penurunan kesuburan pria dalam beberapa dekade terakhir. Ditemukan bahwa 1 dari 8 pasangan mengalami kesulitan hamil dan 1 dari 3 kasus terjadi pada pria.


Dalam satu kali ejakulasi, jumlah sperma normal adalah sekitar 15 juta hingga 200 juta sperma per mililiter air mani. Kurang dari itu, seorang pria bisa dikatakan memiliki jumlah sperma yang rendah.


Kesuburan pria menurun dari dekade demi dekade akibat gaya hidup yang semakin tidak sehat. Berikut 7 kebiasaan sehari-hari yang berpotensi menurunkan kualitas sperma.


1. Merokok


Salah satu penelitian di jurnal Reproductive Health menjelaskan bahwa produksi jumlah sperma juga dipengaruhi oleh kuantitas rokok. Semakin sering merokok, semakin sedikit sperma yang akan diproduksi.


2. Mengkonsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan


Kualitas dan jumlah sperma akan menurun dengan konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan. Tak hanya sperma, gairah seksual juga bisa menurun bahkan menyebabkan impotensi.


Hal ini juga dijelaskan oleh Prevention, bahwa pria yang mengonsumsi lima minuman atau lebih dalam seminggu memiliki jumlah sperma 33 persen lebih rendah dibandingkan pria yang minum kurang dari 5 minuman.


3. Rendam dalam air panas


Sebuah studi dari University of California menemukan bahwa suhu yang terlalu panas dapat mempengaruhi produksi sperma. Produksi sperma akan lebih sedikit dari biasanya karena suhu ideal sperma untuk terbentuk beberapa derajat lebih rendah dari suhu tubuh.


4. Demam


Seorang pengawas laboratorium andrologi dan laboratorium bersertifikat di The Fertility & IVF Center of Miami, Elaine de Quadros, DFSc, menemukan bahwa pria yang mengalami demam tinggi dapat mengalami gangguan produksi sperma. Saat demam, seluruh tubuh termasuk testis menjadi panas.


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, panas buruk untuk produksi sperma. Demam yang berlangsung selama dua hari biasanya membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan untuk memulihkan jumlah sperma.


5. Tidur terlalu lama atau kurang


Sebaiknya biasakan tidur dengan pola tidur yang baik yaitu 7-8 jam semalam karena tidur terlalu lama tidak baik untuk kesuburan. Sebuah studi dalam jurnal Fertility & Sterility menyebutkan bahwa pria yang tidur kurang dari 6 jam semalam juga memiliki peluang 31 persen lebih rendah untuk kemampuan sperma mereka membuahi sel telur dibandingkan mereka yang tidur normal.


Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, panas buruk untuk produksi sperma. Demam yang berlangsung selama dua hari biasanya membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan untuk memulihkan jumlah sperma.


6. Kurangnya konsumsi ikan


Peneliti Harvard menemukan bahwa pria yang makan lebih banyak ikan yang kaya omega-3 memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi dan lebih sehat daripada mereka yang makan lebih sedikit. Sedangkan pria yang mengonsumsi lebih banyak daging olahan memiliki jumlah sperma terendah dan abnormal dibandingkan pria yang mengonsumsi lebih sedikit.


7. Simpan ponsel di saku celana


Penelitian yang diterbitkan oleh Reproductive BioMedicine telah menunjukkan bahwa menyimpan ponsel di saku celana dapat mengurangi produksi sperma. Jumlah sperma berkurang dan kecepatan pergerakan sperma menurun karena kenaikan suhu dan aktivitas elektromagnetik ponsel.


Itulah kebiasaan yang bisa menurunkan kualitas sperma. Segera jauhi kebiasaan buruk tersebut dan mulailah hidup dengan pola yang sehat untuk meningkatkan kembali kadar testosteron kamu.

Situs Poker Online | Agen Bolatangkas Online | Bandar Judi Poker Online | Kiu33

No comments:

Post a Comment