Para Nakes di Papua Berduka Cita atas meninggal Gabriela Meilani /Dok IDI Papua
Kiu33 - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua Donald Aronggear mengungkapkan, jenazah Suster Gabriela Meilani telah dievakuasi dari jurang dan ditempatkan di lokasi perlindungan terdekat di Kiwirok.
Diketahui, Suster Gabriela Meilani meninggal di jurang akibat penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Gunung Bintang, Papua pada 13 September lalu.
"Proses evakuasi jenazah oleh helikopter TNI terkendala oleh cuaca yang kurang baik serta penembakan," kata Donald dalam siaran tertulis, Minggu (19/9/2021).
Layanan kesehatan di kawasan Kiwirok, Oksibil, dan Pegunungan Bintang dihentikan
Donald menjelaskan, seluruh pelayanan kesehatan di kawasan Kiwirok, Oksibil, dan Pegunungan Bintang saat ini dihentikan sementara, sambil menunggu jaminan keamanan dari pemerintah bagi tenaga kesehatan yang bertugas.
“Kami meminta pada seluruh pihak untuk memberikan privasi bagi para tenaga kesehatan yang menjadi korban penyerangan tersebut, karena masih mengalami trauma,” ujarnya.
Pemerintah pusat dapat menyelesaikan masalah tersebut sesegera mungkin agar pelayanan kesehatan di pedalaman dapat terus berlanjut
Donald juga menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerjasama TNI dan Polri di Papua yang telah membantu evakuasi, penyediaan sarana transportasi, dan masih banyak lagi bantuan lainnya kepada para korban.
“Kami berharap agar segera ada jawaban dari pemerintah provinsi dan pusat untuk penanganan masalah ini, supaya aktivitas melayani masyarakat, terutama di wilayah pedalaman bisa segera dilanjutkan, dan masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan segera bisa ditangani,” ujarnya.
KKB menyerang Distrik Kiwirok dan membakar sejumlah fasilitas umum
Diketahui KKB menyerang Distrik Kiwirok, Kabupaten Gunung Bintang, Papua, serta membakar sarana dan prasarana umum seperti Puskesmas, sekolah, pasar, kantor Bank Papua, hingga perumahan guru dan tenaga medis. Saat kejadian, petugas kesehatan berhamburan menyelamatkan diri.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Widyawati menyampaikan rasa duka yang mendalam dan menyayangkan atas peristiwa kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap petugas kesehatan di Kecamatan Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Kamis (16/9/2021).
"Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi, sehingga saudari Gabriela Meilan gugur dalam melaksanakan tugas,'' kata Widyawati dikutip laman kemkes.go.id, Kamis.
Kementerian Kesehatan sebelumnya menerima informasi dari Polda Papua terkait tindak kekerasan yang diduga dilakukan KKB terhadap sejumlah petugas kesehatan di Kecamatan Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dari 10 tenaga kesehatan tersebut, sebanyak 8 orang sudah mengamankan diri di posko TNI, kata Widyawati.
Sementara dua tenaga kesehatan tersebut sebelumnya dinyatakan ditahan oleh KKB, setelah dilakukan penggeledahan terhadap prajurit TNI-Polri, hanya satu tenaga kesehatan yang ditemukan dalam keadaan hidup dan seorang lainnya meninggal dunia.
No comments:
Post a Comment