Sunday, October 3, 2021

Ketua IDI Papua sebut 9 Nakes Alami Trauma dan Telah Dievakuasi ke Jayapura

 

Kiu33 - Para Nakes di Papua Berduka Cita atas meninggal Gabriela Meilani /Dok IDI Papua


Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua Donald Aronggear mengatakan sembilan tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Kiwirok telah dievakuasi ke Jayapura.


"Kondisi dr Restu Pamanggi yang mengalami fraktur di bagian tangan sudah dioperasi dan sedang dalam proses pemulihan secara medis seraya menjalani pemeriksaan psikis untuk pemulihan secara mental," kata Donald dalam rilis tertulis, Minggu (19/9/2021).


Seorang dokter mengalami patah tangan


Kesembilan tenaga kesehatan tersebut yaitu dr Restu Pamanggi, Marselinus Ola Attanila, Manuel Abi, Martinus Deni Satya, Lukas Luji, Patra, Siti Khodijah, Katrianti Tandila, dan Christina Sampetonapa.


"Kondisi dr Restu Pamanggi yang mengalami patah tulang di tangan sudah dioperasi dan sedang dalam proses pemulihan medis saat menjalani pemeriksaan psikologis untuk pemulihan mental," imbuhnya.


Jenazah Garbriella Meilani telah dievakuasi


Sementara itu, jenazah Suster Gabriela Meilani telah diangkat dari jurang dan ditempatkan di tempat penampungan terdekat di Kiwirok.


"Proses evakuasi jenazah oleh helikopter TNI terkendala oleh cuaca yang kurang baik serta penembakan," kata Donald.


Layanan kesehatan di wilayah Pegunungan Kiwirok, Oksibil, dan Bintang saat ini dihentikan


Donald menegaskan, seluruh pelayanan kesehatan di kawasan Pegunungan Kiwirok, Oksibil, dan Bintang saat ini dihentikan sementara sambil menunggu jaminan keamanan dari pemerintah bagi tenaga kesehatan yang bertugas.


"Kami meminta pada seluruh pihak untuk memberikan privasi bagi para tenaga kesehatan yang menjadi korban penyerangan tersebut karena masih mengalami trauma," kata Donald.


KKB menyerang Distrik Kiwirok dan membakar infrastruktur


Diketahui, KKB menyerang Kecamatan Kiwirok dan membakar sarana dan prasarana umum, seperti Puskesmas, Sekolah, Pasar, Kantor Bank Papua dan Perumahan Guru dan Tenaga Medis. Saat kejadian, petugas kesehatan berhamburan menyelamatkan diri.


Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati menyampaikan rasa duka yang mendalam dan menyayangkan atas peristiwa kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dialami oleh petugas kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.


"Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi, sehingga saudari Gabriela Meilan gugur dalam melaksanakan tugas,'' kata Widyawati, dikutip laman Kemkes.go.id, Kamis (16/9/2021).


Kementerian Kesehatan sebelumnya mendapat informasi dari Polda Papua terkait tindak kekerasan KKB yang dialami oleh petugas kesehatan di Kecamatan Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.


"Dari 10 tenaga kesehatan, sebanyak 8 orang sudah mengamankan diri di pos TNI," katanya.


Sementara itu, dua petugas kesehatan sebelumnya ditahan oleh KKB. Setelah digeledah oleh TNI-Polri, satu orang ditemukan dalam keadaan hidup dan satu orang lagi meninggal.

No comments:

Post a Comment